Panggung Sandiwara Pesantren

Pondok adalah sebuah panggung sandiwara. Setiap orang didalamnya merupakan aktor dan aktris terdidik. Semua seolah sedang ‘bersandiwara’ menjadi orang ‘baik’. Walaupun tak tahu sebenarnya seperti apa.

Semua memegang peran masing-masing. Ustad dan ustazah berperan sebagai tokoh utama. Yaitu menjadi orang tua yang sempurna tanpa cacat dalam mendidik. Mereka harus terlihat ‘baik’ apapun caranya. Mereka juga bisa dibilang sebagai pemain paling senior karena telah lama berperan. Lalu santri-santriah memerankan sisanya. Bisa jadi tokoh yang menentang tokoh utama, ataupun sebaliknya, menjadi tokoh yang mendukung tokoh utama. Mereka ini seperti ‘tantangan’ yang harus ditaklukkan tokoh utama dengan semua jurus pendidikannya. Tapi tak hanya ini, pemainnya masih banyak, tak bisa disebut!

Andai semua pemain memainkan perannya dengan sungguh-sungguh, maka sandiwaranya tidak hanya akan membuat penontonnya terpukau. Tetapi juga membuat para pemainnya lupa bahwa mereka sedang bersandiwara. Semua peran seakan telah melekat dalam jiwa masing-masing pemain. Sehingga para pemain yang bermain dalam sandiwara ini, tak sedikit yang lupa jiwa lamanya karena telah diganti dengan jiwa yang baru.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s